Jumat, 19 September 2014

7 Kebiasaan Unik Orang Indonesia Tentang Ponsel Yang Dipakainya

Orang Indonesia mempunyai keunikan tersendiri dalam berbagai hal, termasuk dalam menggunakan smartphone atau ponsel yang digunakannya. Berbagai vendor dari luar negeri ramai-ramai menyasar Indonesia sebagai pasar utamanya karena orang Indonesia memiliki keunikan tersendiri. 
Kebiasaan unik apa saja yang membuat vendor-vendor dari luar negeri sehingga harus menyasar Indonesia sebagai pasar utamanya, selain karena jumlah penduduknya yang banyak. Berikut kebiasaan unik orang Indonesia mengenai smartphone yang dipakainya
  1. Mudah bosan. Orang Indonesia paling demen dengan yang namanya gonta-ganti handphone atau smartphone karena sudah bosan dengan yang digunakannya. Ketika ada produk baru yang menurutnya lebih oke dari berbagai fiturnya maka produk lamanya akan dijual walaupun harganya jatuh. 
  2. Gengsian. Sebagian orang Indonesia gengsian, mereka memilih produk yang harganya mahal biar dibilang orang kaya walaupun tidak tahu fungsinya, atau hanya karena ingin dibilang tidak gaptek sehingga membeli perangkat yang banyak fiturnya. Lihat beberapa tahun ke belakang perangkat pintas seperti Nokia Communicator, BlackBerry, dan iPhone terbaru diburu orang Indonesia, mereka rela antri berjam-jam bahkan hingga bermalam di lokasi penjualan untuk mendapatkan perangkat tersebut.
  3. Senang dengan ponsel dual-SIM. Karena faktor harga dan jaringan operator selular yang tidak stabil, banyak orang Indonesia yang menyukai ponsel dual-SIM. Selain itu banyak juga orang Indonesia yang memiliki ponsel lebih dari satu. Satu untuk keluarga atau orang tercinta, satu untuk usaha atau bisnis. 
  4. Hobi selfie. Orang Indonesia paling hobi dengan foto selfie sehingga smartphone atau ponsel yang memiliki foto depan akan laku keras dibandingkan dengan ponsel atau smartphone yang tidak memiliki kamera depan.
  5. Baterainya tahan lama. Orang Indonesia paling seneng dengan yang namanya ngobrol, chatting dan media sosial. Oleh sebab itu orang Indonesia akan mencari ponsel atau smartphone yang memiliki kapasitas baterai yang lebih besar kapasitasnya dan bisa bertahan lebih lama. 
  6. Harga murah kualitas wah. Sekarang tren ponsel atau smartphone murah tetapi kualitas tidak mengecewakan akan laris manis di Indonesia. Seperti halnya smartphone Xiaomi Redmi 1S, smartphone dengan harga 1,5 juta ini, dalam waktu kurang dari 1 jam, 50 ribu unit smartphone ini langsung ludes. 
  7. Modis dan Mobile. Orang Indonesia itu seneng dengan perangkat yang modis, sehingga pernak-pernik smartphone seperti casing, sarung handphone atau smartphone yang menarik akan selalu laris diburu penggemarnya. Begitu juga dengan aksesoris tambahan seperti powerbank begitu laku di Indonesia karena banyak orang yang melakukan perjalanan atau mobile dari satu tempat ke tempat lain agar tidak ketinggalan atau kehilangan momen berharga maka selalu membawa powerbank atau baterai cadangan untuk mengatasinya./Dikkno76.com

Ilmuwan Jerman Buktikan Ada Kehidupan Setelah Kematian

Bahwa ada beberapa bentuk kehidupan setelah kematian.

 Sebuah tim psikolog dan dokter yang bekerjasama dengan Technische Universität Berlin, Jerman, baru-baru ini mengumumkan bahwa ada beberapa bentuk kehidupan setelah kematian. Pernyataan mengejutkan ini didasarkan pada kesimpulan dari penelitian medis yang mereka lakukan terhadap pengalaman seseorang menjelang kematian.
Seperti dilansir worldnewsdailyreport.com, tim peneliti mengawasi kondisi pasien yang secara medis dinyatakan mati selama hampir 20 menit sebelum hidup kembali. Proses ini diulang pada 944 orang sukarelawan selama empat tahun terakhir.
Untuk membuat pasien dalam keadaan mati, tim peneliti melakukan pencampuran terhadap beberapa jenis obat-obatan termasuk epinefrin dan dimethyltryptamine. Obat-obatan ini memungkinkan tubuh untuk bertahan dalam keadaan mati secara medis hingga melalui proses penghidupan kembali tanpa merusak tubuh.
Tubuh pasien kemudian dimasukkan ke dalam keadaan koma sementara dengan menggunakan campuran obat lain, yang harus disaring oleh ozon dari darah selama proses penghidupan kembali 18 menit kemudian.
Durasi sangat panjang dari pengalaman baru-baru ini dimungkinkan oleh perkembangan mesin cardiopulmonary recitation (CPR) yang disebut AutoPulse. Jenis peralatan ini telah digunakan selama beberapa tahun terakhir, untuk menghidupkan kembali orang yang telah mati antara 40 menit sampai satu jam.
Pengalaman menjelang kematian sebelumnya telah dihipotesiskan dalam berbagai jurnal medis sebagai memiliki karakteristik halusinasi, tetapi Dr Berthold Ackermann dan timnya, sebaliknya, menganggap mereka sebagai bukti keberadaan akhirat dan dari bentuk dualisme antara pikiran dan tubuh.
Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr Berthold Ackermann, telah memantau operasi dan telah mengumpulkan kesaksian dari para pasien. Meskipun ada beberapa variasi-variasi kecil dari satu orang ke orang lain, semua pasien memiliki beberapa kenangan saat berada dalam kematian medis. dan sebagian besar dari mereka menggambarkan beberapa sensasi yang sangat mirip. Sebagian kenangan termasuk perasaan detasemen dari tubuh, perasaan levitasi, ketenangan, keamanan, kehangatan, hingga melihat cahaya yang luar biasa.
Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka sangat menyadari bahwa ada banyak kesimpulan mereka yang akan mengejutkan banyak orang, seperti fakta bahwa gambaran tentang kematian yang selama ini diketahui dari ajaran agama tampaknya sama sekali tidak terjadi. Padahal, para relawan merupakan umat dari berbagai kepercayaan seperti Kristen, Muslim, Yahudi, Hindu dan ateis.
“Saya tahu, hasil penelitian kami bisa mengganggu keyakinan beragama dari banyak orang” kata Mr Ackermann. “Tapi dengan cara ini, kami baru saja menjawab salah satu pertanyaan terbesar dalam sejarah umat manusia. Ya, ada kehidupan setelah kematian dan hal ini berlaku untuk semua orang.” lanjutnya. /sumber : (rsn-onvsoff)

 

Kamis, 18 September 2014

Cara Mengatasi Kentut Agar Tidak Berbau Busuk

Meski kentut merupakan reaksi alami tubuh, tapi kentut yang terlalu sering dan berbau tentunya membuat orang malu. Agar kentut bisa normal dan tak berbau busuk ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Apa saja?
Menurut American College of Gastroenterology, rata-rata kentut 10 hingga 20 kali sehari masih dianggap normal. Dalam frekuensi normal, kentut merupakan hal yang sehat karena menandakan sistem pencernaan khususnya gerakan peristaltik usus hingga anus berjalan dengan normal.
Selain membuat ketidaknyamanan sosial, kentut yang berbau busuk bisa menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman di perut. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat membantu mengurangi jumlah gas dalam tubuh.
Dilansir Livestrong, Selasa (18/1/2011), berikut beberapa mengatasi agar kentut tak berbau busuk:
1. Minum teh herbal
Minum teh herbal setelah makan dapat mencegah terbentuknya gas di usus. Breastcancer.org merekomendasikan teh chamomile atau peppermint, yang dapat membantu tubuh Anda mencerna makanan dengan benar sehingga mencegah kentut berbau. Teh hijau juga dapat membantu.
2. Batasi makanan yang memicu gas di perut
Terlalu banyak makan makanan yang tinggi serat seperti kacang-kacangan dan umbi-umbian dapat memicu gas di perut. Batasi sayuran seperti brokoli, kubis, kecambah dan kembang kol bila Anda sedang mengalami perut kembung. Alkohol dan minuman bersoda juga dapat membuat Anda lebih sering kentut dan berbau.
3. Perhatikan asupan produk susu
Perhatikan apakah gas dalam perut Anda meningkat saat mengonsumsi produk susu seperti susu, keju dan yogurt, karena bisa jadi Anda tidak toleran terhadap laktosa, yang bisa membuat Anda lebih sering kentut dengan bau yang busuk.
4. Rutin olahraga
Menurut MayoClinic.com teratur olahraga dapat membantu meringankan chronic intestinal gas (kentut yang berlebihan) yang menyebabkan kentut berbau busuk. Pilih latihan yang ringan seperti jalan kaki dan yoga, yang dapat membantu kerja sistem pencernaan yang sehat sehingga tidak menghasilkan gas yang berlebihan.
5. Ubah kebiasaan makan
Ubah kebiasaan makan Anda untuk membantu tubuh mencerna makanan dengan benar dan mengurangi udara yang masuk ke perut saat makan. Kunyahlah makanan dengan perlahan, mulut tertutup, tidak dengan gigitan besar dan tidak bicara saat makan. Jangan gunakan sedotan saat minum dan hindari permen karet untuk mencegah lebih banyak udara masuk ke perut.
(Detikhealth.com)

22 Tanya Jawab Ilmiah Seputar Kentut

1. Darimana asal Kentut?
Dari gas dalam usus. Gas dalam usus berasal dari udara yang kita telan, gas yang menerobos ke usus dari darah, gas dari reaksi kimia dan gas dari bakteri perut.
2. Apa komposisi Kentut?
Bervariasi. Makin banyak udara anda telan, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut (oksigen dalam udara terabsorbsi oleh tubuh sebelum sampai usus). Adanya bakteria dan reaksi kimia antara asam perut dan cairan usus menghasilkan karbondioksida.
Bakteria juga menghasilkan metana dan hidrogen. Proporsi masing-masing gas tergantung apa yang anda makan, berapa banyak uidara yang tertelan, jenis bakteri dalam usus, berapa lama kita menahan kentut.
Makin lama menahan kentut, makin banyak kadar nitrogen dalam kentut karena gas-gas lain terabsorbsi oleh darah melalui dinding usus. Orang yang makannya tergesa-gesa kadar oksigen dalam kentutnya lebih banyak karena tubuh tidak sempat mengabsorbsi oksigen.
3. Kenapa Kentut berbau busuk?
Bau kentut karena kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfur dan merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut dan makin busuklah kentut anda.
Telur dan daging berperan besar dalam menghasilkan bau busuk kentut. Kacang-kacangan berperan dalam memproduksi volume kentut dan bukan kebusukannya.
4. Kenapa Kentut menimbulkan bunyi?
Karena adanya vibrasi lubang anus pada saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung kecepatan gas.
5. Kenapa Kentut yang busuk itu hangat dan tidak bersuara?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri dan proses pencernaan memproduksi panas, dan hasil sampingannya adalah gas busuk.
Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat dan jenuh dengan produk metabolisme bakteri yang berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya tapi SBD (Silent but Deadly).
6. Berapa banyak Kentut diproduksi dalam sehari?
Rata-rata setengah liter sehari dalam 14 kali kentut.
7. Mengapa Kentut keluar melalui lubang dubur?
Karena density-nya lebih ringan, mengapa gas tidak melakukan perjalanan ke atas? Tidak demikian. Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah.
Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus termasuk gas-gasnya untuk bergerak ke kawasan yang bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus.
Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-
gelembung kecil bergabung menjadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh karena bentuk usus yang rumit dan berbelit-belit.
8. Berapa waktu yang diperlukan Kentut untuk melakukan perjalanan ke hidung orang lain?
Tergantung kondisi udara seperti kelembaban, suhu, kecepatan dan arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara transmitter dengan receiver. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar dan konsenstrasinya berkurang.
Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik berarti mengalami pengenceran di udara dan hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di tempat sempit seperti lift atau mobil, konsentrasinya lebih banyak sehingga baunya akan tinggal dalam kurun waktu lama sampai terserap oleh dinding.
9. Apakah setiap orang Kentut?
Sudah pasti, kalau masih hidup. Sesaat setelah mati pun orang masih bisa kentut.
10. Betulkah laki-laki kentut lebih sering daripada perempuan?
Tidak ada hubungannya dengan gender. Kalau benar, maka perempuan menahan kentutnya dan saat kentut banyak sekali jumlah yang dikeluarkan.
11. Saat apa biasanya orang Kentut?
Pagi hari saat di toilet, yang disebut “morning thunder”. Kalau resonansinya bagus, mungkin bisa terdengar di seluruh penjuru rumah.
12. Mengapa kacang-kacangan menyebabkan banyak kentut?
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Zat gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora dan menghasilkan gas. Jagung, kubis, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya).
13. Selain makanan, apa saja penyebab Kentut?
Udara yang tertelan, makan terburu-buru, makan tanpa dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah, sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi, sehingga muncul sebagai kentut).
14. Apakah kentut sama dengan sendawa, tapi muncul di lain lubang?
Tidak. Sendawa muncul dari perut, komposisi kimianya lain dengan kentut. Sendawa mengandung udara lebih banyak, kentut mengandung gas yang diproduksi oleh bakteri lebih banyak.
15. Kemana perginya kentut kalau ditahan atau tidak dikeluarkan?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor. Kentut berimigrasi menuju ke bagian atas menuju usus dan pada gilirannya akan keluar juga. Jadi bukan lenyap, hanya mengalami penundaan.
16. Mungkinkah kentut terbakar?
Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyalanya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen.
17. Bisakah menyalakan korek api dengan kentut?
Konsistensinya lain. Juga suhunya tidak cukup panas untuk memulai pembakaran.
18. Mengapa Kentut anjing dan kucing lebih busuk?
Karena kucing dan anjing adalah karnivora. Daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi kentut binatang ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti gajah, kuda, kambing yang memproduksi banyak kentut, lebih lama, lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau.
19. Betulkah pening kepala kalau mencium bau kentut 2-3 kali berturut-turut?
Kentut mengandung sedikit oksigen. Mungkin sedikit saja anda akan mengalami pening kepala kalau mencium bau kentut terlalu banyak.
20. Apakah warna kentut?
Tidak berwarna. Kalau warnanya oranye seperti gas nitrogen oksida akan ketahuan siapa yang kentut.
21. Apakah kentut itu acid, basa, atau netral?
Acid, karena mengandung karbondioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).
22. Apakah yang terjadi kalau seseorang kentut di planet venus?
Planet venus sudah banyak mengandung sulfur (belerang) di lapisan udaranya, jadi kentut di sana tidak akan banyak pengaruhnya.
Sumber: Apakabardunia.com

Mengapa Abjad Disebut Alfabet?

Pada zaman dahulu, orang mencatat atau menyampaikan berita tertulis dengan cara menggambar benda-benda. Misalnya, seseorang mencatat atau mengabarkan bahwa kerbaunya mati, maka ia menggambar seekor kerbau mati. Cara seperti ini disebut pictograf. Mereka menggambar di batu-batu, kulit kayu, atau bisa juga di atas lempengan yang terbuat dari tanah liat.
Ribuan tahun lampau, orang Mesir kuno tetap “menulis” dengan cara menggambar benda-benda. Padahal mereka sudah lama menggunakan sejenis kertas dari daun papirus. Karena terdesak oleh kesibukan-kesibukan yang lain, sering kali gambar-gambar itu dibuat dengan tergesa-gesa. Akibatnya, gambar-gambar itu cenderung berbentuk garis-garis sederhana.
Sebuah gambar benda hanya berupa goresan beberapa garir. Namun ada hal yang belum berubah, yaitu tiap gambar mewakili satu objek benda. Lama kelamaan, gambar-gambar sederhana itu berubah hanya menjadi simbol-simbol kata yang disebut ideograf.
Tetapi orang Mesir kuno menyebutnya hiroglif. Sistem tulisan dengan simbol kata-kata ini sangat rumit, sehingga hanya diketahui sebagian orang saja. Terutama para bangsawan dan orang-orang kaya pada masa itu.
Di negeri-negeri Timur Tengah, sistem penulisan terus menerus mengalami perkembangan. Penulisan dengan simbol kata-kata akhirnya berubah memakai huruf. Goresan garis-garis yang digunakan untuk menerangkan objek benda menjadi kian sederhana bentuknya, yaitu hanya berupa huruf-huruf. Lalu tiap huruf diberi satu bunyi yang berasal dari nama benda aslinya.
Kira-kira sejak tahun 1500 sebelum masehi, orang-orang Palestina dan Suriah mulai menggunakan kode yang mewakili satu bunyi. Mereka juga mulai menulis dari kanan ke kiri. Huruf-huruf ini lalu dipakai oleh oleh orang-orang Punisia yang tinggal di pantai-pantai Suriah. Secara berangsur-angsur, mereka menyederhanakan bentuk-bentuk huruf. Orang-orang Punisia inilah yang kemudian dikenal sebagai penyebar sistem huruf dan pemakaiannya ke berbagai negara. Bangsa Punisia kebanyakan adalah pedagang yang sering bepergian ke negeri-negeri yang jauh, bahkan sampai ke Inggris. Orang-orang Punisia pula yang membuat bentuk-bentuk huruf yang sekarang kita kenal sebagai abjad. Tapi waktu itu jumlahnya masih kurang dari 26 huruf.
Selama bertualang sebagai pedagang, orang-orang Punisia akhirnya sampai ke Yunani. Ternyata orang-orang Yunani tertarik dengan simbol-simbol huruf yang dipakai orang-orang Punisia. Orang-orang Yunani kemudian mempelajarinya. Bahkan mereka mengubah beberapa huruf dan menambah beberapa bunyi vokal. Selain itu mereka juga menamakan huruf-huruf yang telah mereka sempurnakan dan dipakai dalam kegiatan menulis sehari-hari.
Huruf pertama disebut “alfa”, huruf kedua “beta” dan seterusnya. Karena nama kedua huruf pertama inilah akhirnya sistem huruf tersebut dinamakan “alfabet”. Dan nama ini dipakai hingga sekarang, merupakan sebutan lain dari abjad, terdiri 26 huruf; A, B, C, dan seterusnya sampai Z./Sumber Koran Suara Merdeka

Selasa, 16 September 2014

Jebakan Cepat Curiga, Inspiratip..!!

Jebakan cepat curiga inspiratip
Seorang tukang roti membeli 1 kg gandum dari seorang petani. Ia curiga bahwa Gandum yang dibelinya tidak benar-benar seberat 1 kg. Beberapa kali ia menimbang tidak penuh 1 kg.
Yakinlah ia bahwa petani itu telah
melakukan kecurangan. Ia melaporkan pada hakim, dan petani itu dimajukan ke sidang pengadilan.

Pada saat sidang, hakim berkata pada petani, " tentu kamu mempunyai timbangan ? "
" tidak, tuan hakim," jawab petani.
" lalu, bagaimana kamu bisa
menimbang gandum yang kamu jual itu ? " Tanya hakim.
Petani itu menjawab, " ah, itu mudah sekali dijelaskan, Tuan hakim. Untuk menimbang gandum seberat 1 kg itu, sebagai penyeimbang, aku gunakan roti seberat 1 kg yang aku beli
dari tukang roti yang sekarang mengadukan saya Tuan " By Ahmad Effendi Nasution

Demokrasi Setengah Matang

Siapapun tidak akan menyangkal, gelombang reformasi diberbagai sub sektor di NKRI tercinta ini baru bergulir 1998 silam. Dan tentunya, bongkar pasang perundang-undangan adalah hal yg lumrah menuju penyempurnaan. Simpelnya, kondisi ini sejalan dengan tingkat kualitas berpikir manusia Indonesia.
Riak-riak, gejolak dan tuntutan dinamika demokrasi,  sungguh tidak terelakkan pasca 1998. Kebebasan bersuara, berserikat dan berkumpul sebagaimana dijamin UUD 45, boleh jadi hal fenomenal terjadi saat ini. Tetapi, bilakah fundamentalisme HAM yg digaransi UUD tersebut mampu memberi garansi perbaikan diberbagai struktur Pemerintahan NKRI ini?. Dan kenapa ada pula suara-suara sumbang yang menyebutkan Negerinya Bunda Pertiwi sedang dilanda demokrasi kebabblasan?..Adakah suatu indicator bisa dijadikan sebagai parameter untuk mengukur tingkat kebaikan atau keburukan, perkembangan Demokrasi Indonesia?.
Dulu, seorang Pejabat Pemerintah, Anggota DPR, dan berbagai  pemimpin di Lembaga Tinggi Negara,  sungguh sangat langka sampai terseret ke balik jeruji akibat kasus-kasus korupsi dan sebagainya. Namun kini pasca 2013, nyaris,.. itulah yang menjadi pemandangan di setiap Media cetak dan elektronik nasional. Sampai-sampai seorang anak SD di Kota Padangsidimpuan bernama Amin Lubis bertanya kepada Ayahnya, “ Kalau Polisi, sudah korupsi, siapa lagi yang akan menangkap pelaku koruptor lainnya” katanya usai menonton berita Korupsi Korlantar Polri.
Rentetan perjalanan demokrasi bangsa yang terfilosfis dalam bingkai demokrasi PANCASILA boleh jadi diinterpretasikan suatu proses dinamika yang tidak miring ke Barat (liberal / kapitalis) dan tidak pula condong ke Timur (sosialis / komunis) tetapi tertata dalam aktualisasi serba PRO KERAKYATAN. Artinya, bila tidak pro rakyat, harus dibuang.
Didasari berbagai fenomena tersebut diatas, sudah selayaknya ditarik garis kesimpulan. Yakni seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku di NKRI harus pro rakyat. Ini harga mati. Tetapi, kenapa realisasi pelaksanaan UU cendrung menguntungkan Pihak BUAYA sementara kepentingan CICAK tak pernah terjamin UUD 45? Kenapa?… Karena demokrasi bangsa ini masih setengah matang. Tidak pernah mau MEMBENAHI seluruh aturan main yang tercipta pasca REFORMASI 1998. tetapi berupaya menggiring kembali ke masa ORLA & ORBA untuk suatu kepentingan yang tidak pernah tersirat…../Kompasiana By Hendri Pinayungan Sitompul

 
Design Downloaded from css website templates | blogger tutorials | hd wallpapers download